Kandungan dan Khasiat ektrak Ikan Gabus /
Ikan Kutuk.
Ikan gabus/ ikan kutuk (bahasa Jawa)
memiliki nama latin Channa striata adalah ikan predator yang bisa ditemui di
danau atau sungai yang berarus tenang. Ikan gabus atau ikan kutuk ini memiliki
kepala seperti ular, sehingga diluar negeri biasa disebut dengan snike fish.
Ikan gabus / ikan kutuk adalah ikan yang
banyak dijumpai di Indonesia, yang sudah dikenal oleh orang-orang tua dulu
digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka khitan, luka sehabis melahirkan,
luka bakar, dan luka-luka lainnya.
Selain itu bayi atau anak kecil juga sudah
sering diberikan ikan gabus ini oleh orang-orang tua dulu. Tetapi jarang dari
orang tua dulu mengetahui apa saja yang terkandung dalam ikan gabus/ ikan kutuk
ini. Mengapa ikan gabus / ikan kutuk ini bisa berkhasiat. Hal ini belum
diketahui sampai ada penelitian dari Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, MS, dari
Universitas Brawijaya, Malang yang mengungkapkan kehebatan dari kandungan gizi
dan khasiat ikan gabus ini bagi kesehatan.
Kandungan Gizi Ikan Gabus / Ikan Kutuk
Hasil riset Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno,
MS, dari Fakultas Perikanan Univeritas Brawijaya Malang mengungkapkan, kandungan albumin
pada ikan gabus paling tinggi dibandingkan dengan sumber albumin yang lain
yaitu 62,24 g/kg.
Berdasarkan hasil penelitian ikan gabus
memiliki kandungan: Protein = 79,5 %, Albumin = 30,5 %, Mineral = 5,95 % ,
Kadar Air = 2,84 % kandungan kesemuanya ini sangat baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan
protein ikan gabus lebih tinggi daripada bahan pangan yang selama ini dikenal
sebagai sumber protein seperti telur, daging ayam, maupun daging sapi, termasuk
jenis ikan yang ada. Nilai cerna protein ikan gabus juga sangat baik, yaitu
mencapai lebih dari 90 persen. Sehinnga sangat mudah untuk diserap/cerna oleh
bayi, balita, lansia, dan pasien penyakit degeneratif.
Apa itu Protein Albumin?
Sel darah merah berjumlah 99% dari total
komponen sel; sisanya 1% sel darah putih dan platelet. Plasma terdiri dari air
90%, dan 10% sisanya dari protein plasma, elektrolit, gas terlarut, berbagai
produk sampah metabolisme, nutrien, vitamin, dan kolesterol.
Protein plasma terdiri dari albumin,
globulin, dan fibrinogen. Mengenai albumin. Albumin merupakan protein plasma
yang paling banyak (mencapai 60% total protein dalam tubuh) dan merupakan
protein yang berperan penting untuk menahan cairan supaya tetap berada di dalam
pembuluh darah. Dalam keadaan normal terdapat 3 sampai 5 g albumin dalam setiap
100 ml darah.
Fungsi Albumin
Fungsi Pertama : untuk pertumbuhan dan
perbaikan jaringan sel dalam tubuh, Albumin inilah yang berfungsi sebagai
penutup bekas luka dengan cepat, utamanya bagi luka bekas operasi, luka karena
diabetes mellitus yang tak kunjung kering, dan luka-luka yang lain. Termasuk
untuk pertumbuhan badan dan otak anak dan memperbaiki sel pada organ tubuh yang
sudah aus pada orang tua / lansia.
Fungsi Kedua : mengatur tekanan osmotik di
dalam darah. Albumin menjaga keberadaan air dalam plasma darah sehingga bisa
mempertahanan volume darah dalam tubuh agar tidak terjadi pembengkakan/ oedema.
Fungsi Ketiga ; sebagai sarana
pengangkut/transportasi. Ia membawa bahan – bahan yang yang kurang larut dalam
air melewati plasma darah dan cairan sel. Bahan-bahan itu seperti asam lemak
bebas, kalsium, zat besi dan beberapa obat.
Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kekurangan
Albumin?
Bila jumlah albumin dalam tubuh kurang maka
akan terjadi penimbunan cairan dalam jaringan (eodema) misalnya bengkak di
kedua kaki. Atau bisa terjadi penimbunan cairan dalam rongga tubuh misalnya di
perut yang disebut ascites. Hal ini biasa dialami pada penderita penyakit
heptitis, diabetes mellitus / kencing manis, gagal ginjal, tumor, kanker, dan
stroke.
Selain itu akibat kurangnya albumin menjadi
penyebab tekanan osmotik darah turun sehingga pengangkutan asam lemak, hormon,
enzim , dan obat terganggu. Inilah yang memperlambat proses penyembuhan pada
penderita penyakit berat dan degeneratif.
Dalam konteks anak-anak , bila kadar albumin
rendah, protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya
dikirim untuk pertumbuhan sel menjadi tidak maksimal. Pada anak yang kekurangan
albumin, seperti penderita tuberkulosis (TBC), daya kerja obat yang diminum
menjadi kurang maksimal.
Sementara pada anak yang sedang berada di
fase periode emas pertumbuhan (golden age), yaitu usia 1-5 tahun, kekurangan
albumin akan sangat mengganggu pertumbuhan badan dan otaknya. Semakin sedikit
albumin, pertumbuhan sel ditubuh dan otak akan semakin lambat. Pertumbuhan sel
yang lambat inilah yang menyebabkan anak lambat perkembangan tubuhnya serta
menjadi kurang cerdas.
Manfaat / Khasiat Kapsul Albumin Kapsul Kutuk Naturafit Ekstrak Ikan Gabus
Berikut beberapa penyakit berat yang bisa
dibantu pengobatannya dengan konsumsi Kapsul Kutuk Naturafit dari Albumin Ekstrak Ikan
Gabus:
Gagal Ginjal
Albumin Kapsul Kutuk Naturafit dari ikan gabus ini akan
melakukan regenerasi sel ginjal. Selain itu fungsi albumin adalah mengatur
tekanan osmotik di dalam darah. Albumin menjaga keberadaan air dalam plasma
darah sehingga bisa mempertahanan volume darah dalam tubuh agar tidak terjadi
pembengkakan/ oedema pada penderita gagal ginjal
Diabetes Melitus
Karena sifatnya pembangun dan memperbaiki
jaringan sel maka Albumin pada Kapsul Albumin Kapsul Kutuk Naturafit dapat memperbaiki sel
pankreas yang memiliki fungsi memproduksi insulin. Agar kadar gula dalam darah
dapat dikendalikan, dan kembali normal. Selain itu jika albumin juga dapat
mempercepat penyembuhan luka akibat diabet mellitus.
Jantung Koroner
Kapsul Albumin Kapsul Kutuk Naturafit memiliki kandungan
Allysin yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), trigeserida,
juga untuk menurunkan homosistensin. Serta memiliki kandungan prolin yang
fungsinya adalah untuk menguatkan otot-otot jantung. Dengan demikian, resiko
serangan jantung, penyempitan pembuluh darah serta resiko stroke menjadi
berkurang.
Tumor & Kanker
Albumin Ikan Gabus mengandung zat aktif
Allylsufide, salah satu fungsinya untuk menghambat hormon pemicu tumbuhnya sel
kanker, serta dapat merangsang sel sehat untuk meregenerasi. Sehingga sel
kanker dapat didesak pertumbuhannya oleh sel yang sehat.
Hepatitis dan Sirosis
Albumin sari ikan gabus memiliki kemampuan
memperbaiki jaringan sel pada hati dengan cara regenerasi sel hati dan empedu.
Karena albumin tersebut memiliki kandungan asam amino esensial lengkap dan
mineral. Dengan demikian sel hati kembali menjadi sehat.
Asma dan ISPA
Albumin Ekstrak ikan gabus / kutuk mampu
mengencerkan lendir serta menyembuhkan luka pada daerah pernafasan seseorang.
Sehingga dapat meringankan beban dari penderita penyakit Asma dan ISPA.
Stroke dan Parkinson
Albumin sari ikan gabus dapat membantu
memperbaiki jaringan otak yang mengalami kerusakan,hal ini sangatlah penting
bagi pasien yang paska stroke atau penderita parkinson.
Penyakit Persendian Tulang
Kandungan proline pada albumin ikan gabus
dapat meningkatkan fungsi sendi agar lebih kuat Sedangkan kandungan lysin dapat
membantu terserapnya kalsium yang dapat mempercepat pembentukan kolagen.
Kolagen ini memiliki fungsi penting karena ibarat mesin, kolagen bisa berperan
seperti pelumas pada sambungan tulang.
Grastitis/ Maag
Albumin Ekstrak Ikan gabus memiliki
kemampuan untuk memacu regenerasi jaringan sel pada lambung, termasuk dapat
mempercepat penyembuhan luka akibat penipisan dinding lambung atau karena luka
dalam. Dengan demikian albumin membantu penyembuhan penyakit gastritis.
Efek Albumin Ikan Gabus pada pasien pasca
kemoterapi
Setelah kemoterapi pasien dianjurkan
konsumsi Albumin, karena kandungan albuminnya dapat mencegah efek negatif yang
terjadi akibat kemoterapi dan radioterapi. Seperti lemas, maupun kerusakan sel
tubuh, rambut rontok, ataupun mual.
Penyakit Lupus
Albumin Ikan gabus dapat meregenerasi sel
tubuh yang rusak akibat penyakit lupus. Sehingga fungsi otot, otak, dan syaraf
dapat optimal kembali, demikian juga imunitas tubuh akan kembali maksimal.
Bagi Penderita Penyakit Autis
Albumin ekstrak ikan gabus dapat mengikat
logam berat pada penderita autis.
Penyakit Prostat
Albumin ikan gabus / kutuk berfungsi menjaga
keberadaan glycine yang berperan penting dalam menjaga fungsi prostat supaya
tetap normal.
Luka Paska Operasi, Luka Bakar, Luka DM, dan
Setelah Melahirkan
Albumin ikan gabus mengandung cystine dan
asan amino, yang dapat mempercepat pemulihan luka luka yang disebutkan diatas.
Sehingga Albumin ikan gabus sangat cocok untuk ibu paska persalinan baik normal
maupun Caesar, pasien luka DM, luka bakar serta Membantu merevitalisasi
kesehatan kulit agar lebih sehat berseri.
Dianjurkan untuk para Lansia (Lanjut Usia)
Albumin Ekstrak Ikan Gabus / ikan kutuk
berfungsi meregenerasi sel yang sudah aus atau rusak. Sekaligus dapat
meningkatkan imunnitas atau daya tahan tubuh pada lansia.
Dianjurkan untuk dikonsumsi anak usia
pertumbuhan dan anak penderita flek.
Bila kadar albumin rendah, protein yang
dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan
sel menjadi tidak maksimal. Pada anak yang kekurangan albumin, seperti
penderita tuberkulosis (TBC), daya kerja obat yang diminum menjadi kurang
maksimal.
Manfaat / Khasiat Albumin Ikan Gabus / Kutuk
Kapsul Kutuk Naturafit
1. Meningkatkan kadar Albumin dan Daya Tahan
Tubuh.
2. Mempercepat proses penyembuhan semua Luka
pada tubuh (Diabet, Pasca Operasi, Luka Bakar, Ibu pasca melahirkan, dll)
3. Membantu proses penyembuhan pada
penyakit: Hepatitis/Sirosis, Kanker, TBC/Infeksi Paru, Gagal Ginjal, DM,
Nephrotic Syndrome, Tonsilitis, Thypus, Diabetes, Patah Tulang, Gastritis, ITP,
Sepsis, Stroke,Gastritis.
4. Suplemen Terbaik untuk Penderita ODHA (HIV/AIDS)
5. Menghilangkan Oedema (Pembengkakan di
kedua kaki)
6. Memperbaiki Gizi Buruk pada Anak, Ibu
hamil, Menyusui dan Lansia.
7. Membantu penyembuhan Autis.
8. Membantu merevitalisasi kesehatan kulit
agar lebih sehat berseri.
Kenapa Memilih Kapsul Kutuk Naturafit?
Karena Kapsul Kutuk Naturafit adalah ekstrak dari ikan
kutuk atau ikan gabus yang ditangkap di alam bebas sehingga kandungan
proteinnya lebih tinggi dari pada produk yang lain
Kapsul Kutuk Naturafit dibuat dari Ekstrak diproses
dengan cara higienis dan dikemas dalam bentuk kapsul. Praktis untuk dibawa
kemana-mana jika dibandingkan dengan cara mengkonsumsi ikan gabus dalam bentuk
kaldu / minyak ikan gabus..
Selain itu Pasien penyakit berat yang berada
di rumah sakit biasanya diberi infus albumin. Hanya saja, yang menjadi masalah
adalah mahalnya harga infus albumin. Infus albumin untuk 1 kali pemakaian
mencapai Rp. 1,5 juta. Penyebab harga mahal adalah karena infus ini memakai
protein plasma dari darah manusia yang rata-rata masih impor dari luar negeri.
Di sinilah albumin Kapsul Kutuk Naturafit
dari ikan gabus bisa menjadi alternatif. Karena khasiatnya sama. Dengan kadar
albumin yang mencapai 21%, harganya jauh lebih murah di banding biaya infus
serum albumin. Perlu diketahui harga 1 botol Kapsul Kutuk Naturafit Kapsul hanya Rp. 75.000,-.
Tentu hal ini menjadi berita gembira bagi Anda yang memang sedang membutuhkan
alternatif albumin dari Ikan Gabus / Kutuk dalam bentuk kapsul.
Selain itu Kapsul Kutuk Naturafit bukan hanya untuk
penderita penyakit berat degeneratif, tetapi juga sangat cocok untuk dikonsumsi
oleh ORANG SEHAT agar lebih sehat.
Kenapa? Karena pada dasarnya tidak ada efek
ketika kelebihan albumin, protein albumin akan disimpan dalam otot, yang
diambil ketika tubuh mengalami kekurangan albumin untuk penambah dan
memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh:
Ibu Hamil, Ibu menyusui, anak, remaja dewasa (khususnya orang yang sedang
melakukan body building (binaraga, fitness, dll)) bahkan lansia untuk menjaga
kadar albumin tetap stabil dalam tubuh.
Hubungi 083830867065

Tidak ada komentar:
Posting Komentar